Trik Membersihkan Motor saat Terendam Banjir

Dimusin hujan saat ini mengakibatkan jalanan di Ibu kota ataupun jalanan daerah lainnya terendam banjir. Tentunya membawa pengaruhi negatif terhadap kendaraan yang berlalu lalang dijalan yaitu kendaraan roda dua atau pun roda tiga. Hal ini seringkali merugikan kendaraan-kendaraan tersebut seperti mogok ditengah banjir bahkan terjadinya turun mesin.

( Gambar Rendam Banjir )

Apa saja yang perlu dicek agar aman setelah motor kebanjiran? Berikut triknya.

 

  • BUANG AIR DI KNALPOT

 

    1. Setelah diangkat, air moncor dari lubang pembuangan knalpot. Kondisi di lubang silencer langsung kosong. Tapi, supaya aman lebih baik knalpot dilepas. Ternyata masih ada air di pipa leher knalpot. Cukup dituang langsung terbuang.

 

  • LEPAS BUSI

 

    1. Karena direndam 3 hari, lebih baik cek air di ruang bakar. Caranya lepas busi dan slah pakai kick starter. Dengan begitu air akan terbuang akibat tekanan dari kompresi akibat mesin diputar.

 

  • CABUT ECU

 

    1. Motor yang belum pernah lepas ECU, dijamin air tidak akan masuk ke soket. Karena soket ECU dirancang benar-benar kedap air. Tapi, sehabis direndam lebih baik cabut soket ECU. Semprotkan angin kompresor bertekanan agar air yang mengendap di soket ECU terbuang.

 

  • BUKA TUTUP CVT

 

    1. Begitu motor diangkat dari kolam, air dari dalam rumah CVT harusnya langsung ngocor. Namun bila tidak keluar, lepas slang pembuangan pakai tang. Air akan ngocor secara otomatis. Untuk amannya, tutup rumah CVT dilepas untuk membersihkan kotoran yang mengendap. Disemprot air steam bertekanan agar endapan tanah bisa terbuang. Meski mangkuk CVT karatan namun bukan masalah. Karena hanya permukaan dan masih sangat layak dipakai.

 

  • BUANG AIR DI TANGKI

 

    1. Meski tangki tertutup rapat, air bisa nyusup ke dalam tangki. Cara melepas tangki bukan hanya mengendorkan bautnya. Tapi, juga cabut soket-soket kelistrikan pelampung dan pompa bensin. Sekalian soket yang dilepas disemprot angin kompresor. Agar air terbuang.

 

  • FILTER UDARA DIJEMUR

 

    1. Filter udara yang menganut tipe basah memang tidak bisa dibersihkan. Tapi, yang mau hemat bisa dijemur setelah disemprot air bertekanan. “Biarkan beberapa saat terkena cahaya matahari. Setelah kering bisa dipakai kembali,” jelas Slamet.

 

  • MESIN DIBILAS SOLAR

 

    1. Ruang karter tempat tampungan oli harus dicek. Caranya cukup buang oli. Air dan oli akan mengalir terbuang. Sekalian buka filter kawat kasa di karter. Cukup buka tutupnya pakai kunci. Air akan tertahan di kasa. Kemudian bersikan kasa pakai bensin dan semprot angin bertekanan. Jangan langsung masukin oli. Ruang mesin harus benar-benar bebas dari air. Setelah lubang pembuangan oli dan tutup filter dipasang, masukkan solar dari lubang pengisian oli. Volume solar 0,8 liter atau 800 cc. Kemudian hidupkan mesin sekitar 2 menit. Solar didalam mesin dan membilas sisa air. Dipilih solar selain murah juga punya sifat melumasi. Sehingga aman terhadap komponen mesin.Ongkos beli solar Rp 5.500 seliter dan oli baru Yamalube.

 

  • BUANG OLI GIRBOX

 

    1. Oli girbox setelah dituang ternyata tidak mengandung air. Namun supaya aman lebih baik dibuang dan diganti pakai yang baru. Oli ini hanya Rp 15 ribu.

 

  • AKI DICHARGE ULANG

 

    Air kolam yang kotor mengandung luratan kimia. Membuat terjadi korlset antara kutub positif dan negatif aki. Membuat setrum aki habis dan kudu dicharge ulang. Kalau umur aki sudah tua silakan ganti aki saja supaya gak kerja dua kali.

TIPS CCMOTOR

Selain memperhatikan ban pada kendaraan anda juga perlu memperhatikan Oli Mesin dan Selalu Service Berkala di Bengkel Resmi, Selain Dengan Jaminan Menggunakan Teknologi Terbaru, Bengkel resmi juga di Dukung Oleh Tenaga Ahli dan Bersertifikat,

Sumber: Berbagai Sumber